Monday, 15 April 2013

Untuk Kedua Kalinya

Aku tidak mengerti
Bahasa apa lagi harus aku pamerkan
Untuk aku memahami
Apa yang kamu mahu?

Kali pertama kamu lakukan itu
Aku hanya tersenyum
Walau tidak aku mengerti
Di mana salahku
Dan... untuk kali keduanya
Perasaan ini terguris
Sedangkan seperti kali yang pertama
Aku mencari salahku di matamu

Kamu istimewa
Namun menyebalkan jiwaku

Pada siapa harus aku suarakan
Rontaan sedih sukmaku
Pada langit atau pada pohon kaku
Yang pastinya membisu
Mendengar suara hatiku

Untuk kali keduanya
Aku hanyut dalam luka ini
Terima kasih kamu
Kerana membuat sukmaku
Menangis dalam pilu
Aku harap tiada duka buat kali yang ketiganya
Kerana aku tidak berdaya lagi
MAAFKAN AKU...

No comments:

Post a Comment